Harga Minyak Dunia Masih Melemah, Wall Street Negatif

New York – Pasar saham Wall Street kembali melemah mengikuti turunnya harga minyak dunia. Kekhawatiran akan melambatnya ekonomi global juga melanda investor.

Pelemahan yang terjadi di indeks-indeks saham dalam sepekan ini menggerus kinerjanya, meski dalam setahun ini masih tumbuh positif. Harga minyak dunia sudah jatuh kurang lebih 50% sejak menyentuh titik tertingginya Juni lalu.

“Masih jadi pertanyaan soal melambatnya permintaan minyak global dan bagaimana hubungannya kepada pertumbuhan ekonomi, ini yang menjadi kekhawatiran investor,” ujar Bucky Hellwig, senior vice president dari BB&T Wealth Management di Birmingham, Alabama, seperti dikutip Reuters, Selasa (16/12/2014).

Pada penutupan perdagangan Senin waktu setempat, Indeks Dow Jones berkurang 99,99 poin (0,58%) ke level 17.180,84, Indeks S&P 500 kehilangan 12,7 poin (0,63%) ke level 1.989,63 dan Indeks Komposit Nasdaq anjlok 48,44 poin (1,04%) ke level 4.605,16.